Assalamu’alaikum wr.wb...................
Haiiiiiiii,,, teman – teman.....................................
Q mau nulis sesuatu nih???????
Toloooooooooooooong dibaca eah................
Terima kasih..............
Kita tau di negeri kita ini masih banyak terdapat penyakit malaria yang menyerang masyarakat. Tidak untuk masyarakat desa, tetapi masyarakat kota juga. Saya akan menjelaskan tentang penyakit malaria. Tetapi sebelum saya menjelaskan saya akan berbicara tentang promosi kesehatan. Baca eah......
PROMOSI KESEHATAN
Promosi kesehatan dalam ilmu kesehatan masyarakat memiliki 2 arti, yaitu:
1.Promosi kesehatan adalah sebagai bagian dari tingkat pencegahan penyakit.
Ada 5 tingkat pencegahan penyakit dalam perspektif kesehatan masyarakat
1. Health promotion
2. Specific protection
3. Early diagnosis and prompt treatment
4. Disability limitation
5. Rehabilitation
2. Promosi kesehatan adalah upaya memasarkan, menyebarluaskan, mengenalkan atau menjual kesehatan.
Menurut Lawrence Green (1984), promosi kesehatan adalah segala bentuk kombinasi pendidikan kesehatan dan intervensi yang terkait dengan ekonomi, politik dan organisasi, yang dirancang untuk memudahkan perubahan perilaku dan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan.
Upaya intervensi terhadapfaktor perilaku dapat dibagi menjadi 2 pendekatan:
1. Pendidikan
2. Paksaan atau tekanan
Promosi kesehatan sebagai pendekatan perilaku hendaknya diarahkan menjadi 3 faktor :
1. Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada faktor presdiposisi
2. Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada faktor pemukiman (enabling)
3. Kegiatan promosi kesehatan yang ditujukan kepada faktor penguat (reinforcing)
Visi promosi kesehatan
1. Mau memelihara dan meningkatkan kesehatannya
2. Mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya
3. Memelihara kesehatan, berarti mau dan mampu mencegah penyakit, melindungi diri dari gangguan-gangguan kesehatan, dan mencari pertolongan pengobatan yang profesional bila sakit
4. Meningkatkan kesehatan, berarti mau dan mampu meningkatkan kesehatannya
Misi promosi kesehatan
1. Advokat
2. Menjembatani
3. Memampukan
Strategi promosi kesehatan
1. Advokasi
2. Dukungan sosial
3. Pemberdayaan masyarakat
Ilmu-ilmu yang dicakup dalam promosi kesehatan ada 2:
1. Ilmu perilaku adalah ilmu-ilmu yang menjadi dasar dalam membentuk perilaku manusia, terutama psikologi, antropologi,dan sosiologi.
2. Ilmu-ilmu yang diperlukan untuk intervensi perilaku antara lain pendidikan, komunikasi, manajemen, kepemimpinan dan sebagainya.
Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan aspek pelayanan kesehatan:
1. Pelayanan preventif dan promotif adalah pelayanan bagi kelompok masyarakat yang sehat, agar kelompok ini tetap sehat dan bahkan meningkat status kesehatannya.
2. Pelayanan kuratif dan rehabilitatif adalah pelayanan kelompok masyarakat yang sakit, agar kelompok ini sembuh dari sakitnya dan menjadi pulih kesehatannya.
4 pelayanan promosi kesehatan
1. Promosi kesehatan pada tingkat promotif
2. Promosi kesehatan pada tingkat preventif
3. Promosi kesehatan pada tingkat kuratif
4. Promosi kesehatan pada tingkat rehabilitatif
Ruang lingkup promosi kesehatan berdasarkan tatanan (tempat pelaksanaan)
1. Promosi kesehatan pada tatanan keluarga (rumah tangga)
2. Promosi kesehatan pada tatanan sekolah
3. Promosi kesehatan pada tempat kerja
4. Promosi kesehatan di tempat-tempat umum
5. Pendidikan kesehatan di institusi pelayanan kesehatan
Berdasarkan sasarannya, metode dan teknik promosi dibagi menjadi 3:
1. Metode promosi kesehatan individual
Metode ini digunakan apabila antara promotor kesehatan dan sasaran atau kliennya dapat berkomunikasi langsung, baik bertatap mukanmaupun melalui saranakomun ikasi lainnya.
Bentuk pendekatan, antara lain:
a. Bimbingan dan penyuluhan, dengan cara ini kontak antara klien dengan petugas lebih intensif.
b. Interview (wawancara), cara ini merupakan bagian dari bimbingan dan penyuluhan. Wawancara antara petugas kesehatan dengan klien untuk menggali informasi mengapa ia tidak atau belum menerima perubahan, untuk mempengaruhi apakah perilaku yang sudah atau yang akan diadopsi itu mempunyai dasar pengertian dan kesadaran yang kuat.
2. Metode promosi kesehatan kelompok
Teknik dan promosi kesehatan kelompok ini digunakan untuk sasaran kelompok. Sasaran kelompok dibedakan menjadi 2, yaitu :
1. Kelompok besar, adalah apabila peserta penyuluh lebih dari 15 orang.
Metode yang baik untuk kelompok besar :
a. Ceramah, metode ini baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi maupun rendah.
b. Seminar, metode ini hanya cocok untuk sasaran kelompok besar dengan pendidikan menengah ke atas.
2. Kelompok kecil, apabila peserta kurang dari 15 orang.
Metode yang cocok untuk kelompok kecil:
a. Diskusi Kelompok
b. Curah Pendapat (Brain Strorming)
c. Bola Salju (Snow Balling)
d. Kelompok – kelompok Kecil (Buzz Group)
e. Role Play (Memainka Peranan)
f. Permainan Simulasi (Simulation Game)
3. Metode promosi kesehatan massal
Apabila sasaran promosi kesehatan adalah massal atau publik, maka metode-metode dan teknik promosi kesehatan tersebut tidak efektif, karena itu harus digunakan metode promosi kesehatan massal. Metode dan teknik promosi kesehatan untuk massa sering digunakan adalah:
1. Ceramah umum (publik speaking)
2. Penggunaan media massa elektronik
3. Pengguanaan media cetak
4. Pengguanaan media di luar ruang
5. Simulasi
Tujuan media promosi kesehatan
a. Media dapat mempermudah penyampaian informasi.
b. Media dapat menghindari kesalahan persepsi.
c. Dapat memperjelas informasi.
d. Media dapat mempermudah pengertian .
e. Mengurangi komunikasi yang verbalistik.
f. Dapat menampilkan objek yang tidak bisa ditangkap dengan mata.
g. Memperlancar komunikasi,dll.
CONTOH PROMOSI KESEHATAN
Penyakit Malaria
Malaria adalah penyakit yang disebabkab oleh sekelompok parasit yang disebut plasmodium . Plasmodium adalah parasit yang hidup dalam sel darah merah. Parasit merupakan organisme (mahluk hidup ) yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Parasit tidak dapat hidup sendiri, tetapi harus mendapat makanan dari organisme lain untuk hidup dan berkembang. Seseorang dinyatakan positif menderita Malaria jika di dalam darahnya ditemukan parasit plasmodium melalui pemeriksaan mikroskopis.
Biasanya penderita malaria dengan gejala :
- Demam secara berkala
- Menggigil
- Berkeringat
- Sakit kepala
- Sering disertai dengan gejala khas daerah (diare pada balita sakit atau sakit otot pada orang dewasa).
Cara penularan :
Malaria tidak dapat ditularkan secara kontak langsung dari satu manusia ke manusia lainnya. Tetapi penyakit ini dapat menular malalui transfusi donor yang darahnya mengandung parasit malaria. Malaria yang klasik disebarkan oleh nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi parasit malaria. Tidak semua nyamuk dapat menularkan malaria. Seseorang menjadi terinfeksi malaria setelah digigit nyamuk Anopheles betina yang sudah terinfeksi parasit malaria.
Pada saat nyamuk betina menggigit, dia memasukkan air liurnya yang mengandung parasit ke dalam peredaran darah di dalam tubuh manusia. Selanjutnya parasit masuk ke dalam sel-sel hati manusia. Sekitar 1 hingga 2 minggu setelah digigt, parasit kembali masuk ke dalam darah. Pada saat ini manusia tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda atau gejala malaria. Parasit tersebut selanjutnya menyerang sel darah merah dan mulai memakan hemaglobin, bagian darah yang membawa oksigen. Pecahnya sel darah merah yang terinfeksi plasmodium ini dapat menyebabkan timbulnya gejala demam disertai menggigil. Karena banyak sel darah merah yang pecah, maka menyebabkan anemia.
Proses terjadinya penyakit ditentukan oleh hubungan antara tiga faktor yaitu pejamu (host), penyebab (agent), dan lingkungan (enviroment)
1. Pejamu/ Inang (Host)
Malaria mempunyai dua inang yaitu :
a) Manusia (intermediate host)
Secara umum dapat dikatakan bahwa pada dasarnya setiap orang dapat terkena malaria. Faktor yang berpengaruh pada manusia adalah :
- Ras atau suku bangsa.
- Kekurangan suatu enzim tertentu seperti enzim G6PD (glucosa 6 fosfat dehidrogenase)
- Kekebalan / imunitas yaitu adanya kemampuan tubuh manusia untuk menghancurkan plasmodium yang masuk atau membatasi berkembangbiaknya/jumlahnya.
b)Nyamuk Anopheles (Defenitive host)
Untuk kelangsungan hidupnya nyamuk memerlukan tiga tempat hidup, hubungan antara ketiga tempat hidup tersebut sebagai berikut :
Tempat berkembang biak, tempat istirahat, tempat mencari darah. Nyamuk Anopheles biasanya aktif mencari darah pada malam hari, ada yang mulai senja sampai tengah malam, ada yang mulai tengah malam sampai menjelang pagi hari.
2. Penyebab (Agent)
Agent penyebab malaria adalah genus Plasmodium, Famili Plasmodiidae, dari ordo Coccidiidae. Ada 4 macam plasmodium :
- Plasmodium Falciparum ( Malaria tropika )
- Plasmodium vivax ( malaria tertiana )
- Plasmodium malarie ( malaria kuartana )
- Plasmodium ovale ( jarang, umumnya di Afrika )
Parasit malaria memerlukan dua macam fase untuk kelangsungan hidupnya. Fase malaria dalam badan manusia disebut fase aseksual yang terdiri atas fase di luar sel darah merah dan fase dalam sel darah merah yang terbagi dalam : 1) fase sisogoni yang menimbulkan demam dan 2) fase gametomi yang menyebabkan seseorang menjadi sumber penular penyakit bagi nyamuk malaria. Dalam tubuh nyamuk terjadi fase seksual yang disebut sprogoni karena menghasilkan sprosoit yaitu bentuk parasit yang sudah siap untuk ditularkan kepada manusia.
3 Lingkungan (Envoroment)
Lingkungan yang berpengaruh terhadap timbulnya penyakit malaria adalah :
a) Fisik
Suhu udara sangat mempengaruhi panjang pendeknya siklus atau masa inkubasi ekstrinsik, terutama curuh hujan. Hujan yang berselang-seling dengan panas, berhubungan langsung dengan perkembanmgan larva nyamuk. Tersedianya air yang terus menerus memungkinkan nyamuk bertelur dan berkembang biak.
b) Biologi
Tumbuhan semak, pohon bakau, lumut, ganggang merupakan tempat perindukan dan tempat-tempat peristirahatan yang baik untuk nyamuk.
Dimanakah tempat berkembang biak nyamuk malaria ?
- Tambak ikan / udang yang tidak terurus
- Galian pasir
- Genangan air
- Rumput dan semak-semak di tepi saluran
- Pakaian yang bergantungan di kamar
- Semak-semak di sekitar rumah
- Kaleng-kaleng bekas
Bagaimana cara pemberantasan dan pencegahan penyakit malaria ?
Untuk mengatasi penyakit malaria, yang harus dilakukan adalah memutuskan mata rantai penularan penyakit. Oleh karena itu, untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit harus memutuskan hubungan antara ketiga faktor penyebab penyakit (agent, host, dan enviroment ).
Untuk melenyapkan faktor penyebab agent berkembang biak, maka harus melenyapkan tempat hidup agent yaitu nyamuk Anopheles, dan membunuh kuman yang ada dalam tubuh manusia dengan cara pengobatan. Upaya yang dilakukan adalah penemuan dan pengobatan penderita malaria.
Untuk melenyapkan nyamuk anopheles, maka harus membunuh nyamuk anopheles dengan penyemprotan nyamuk, dan melenyapkan tempat perindukan nyamuk. Lingkungan tempat perindukan nyamuk harus dilenyapkan dengan cara tidak membiarkan adanya genangan-genagan air di lingkungan manusia. Untuk mencegah nyamuk menggigit manusia, maka diupayakan dengan tidur memakai kelambu, memakai lation anti nyamuk, dll.
Apa yang dapat dilakukan masyarakat ?
Menghindari gigitan nyamuk Anopheles. Yang perlu dilakukan :
Mengaktifkan obat nyamuk : bakar, spray, elektrik.
Memakai kelambu.
Memakai pakaian yang dapat menutupi badan, dari mata kaki hingga pergelangan tangan.
Mengolesi badan dengan obat anti nyamuk.
Memasang kawat kasa.
Menjauhkan kandang ternak dari rumah.
Menghindari berada diluar rumah pada malam hari.
Membersihkan tempat hinggap/peristirahatan nyamuk Anopheles. Yang Perlu dilakukan.
Membersihkan semak-semak.
Melipat kain-kain yang bergantungan.
Membuka jendela dan memasang genteng kaca.
Mengecat rumah dengan warna terang.
Meniadakan tempat perkembangbiakan nyamuk Anopheles. Yang perlu dilakukan:
Mengalirkan air tergenang.
Menimbun lubang/kubangan/cekungan tanah yang dapat menampung air.
Membersihkan lumut di daerah lagun.
Membersihkan sampah (misalnya dedaunan) yang ada di air.
Mengatur rotasi pola tanam sawah (misalnya padi dan palawija).
Tidak melakukan penambangan liar yang menyebabkan adanya genangan liar yang tidak terpelihara.
Jenis pengobatan yang diberikan saat ini bagi penderita malaria adalah
- Artesunate
- Amodiaquine
- Primaquin
Sekian dan terima kasih...........







Tidak ada komentar:
Posting Komentar